Awas, Ada 116 Aplikasi berbahaya di Android

Awas, Ada 116 Aplikasi berbahaya di Android

faisallintang.com - Memang OS Android menjadi Sistem operasi yang paling populer saat ini yang banyak di pakai oleh para penguna Smartphone di Dunia, Diketahui saat ini Android di pakai lebih dari 2,5 milyar para pengguna.


Maka dari itu, dengan jumlah yang begitu besar, Maka tidak heran kalau sistem ini banyak di incar oleh para Hacker dan Malware untuk di retas dan menanamkan aplikasi jahat yang bisa mengambil data pengguna maupun menyusupinya dengan iklan yang menggangu para pengguna android.

Dari informasi yang di dapat, Tim Barracuda Security telah menemukan, Sekitar 200 aplikasi jahat yang berisi adware dan juga kombinasi perangkat yang di gunakan.

Tapi kini, sebuah perusahaan keamanan siber White Ops telah mengidentifikasi ada 116 aplikasi dengan lebih dari 4,6 juta unduhan yang diklaim telah melakukan penipuan iklan ( Ad-fraud ).

Seperti mengutip dari halaman Express, Selasa ( 24/12/2019 ), Perusahaan tersebut mengunakan kode," Soraka" dan juga " Sogo ".

Dan kode-kode ini juga di sebut dapat memungkinkan program yang di maksud untuk menamplikan iklan melalui perangkat android dalam keadaan tertentu.

Kemudian White Ops melakukan pengecekan di salah satu aplikasi di Google Play Store, Yakni Best fortune Exploper, Aplikasi ini juga tercatat untuk memanfaatkan Framework yang disebut AppsFlayer, Appsflayer digunkan untuk analisis atribusi dan pemasaran seluler.

Banyaknya Iklan yang muncul terus menerus di aplikasi Jahat tersebut


Selanjutnya, masih menurut White Ops, Kalau para pengguna menginstal aplikasi ini, Iklan akan terus berdatangan dan pastinya akan mengganggu ke amanan.

Aplikasi Best Fortune Explorer disebut-sebut bisa menampilkan iklan layar penuh yang berlangsung hingga 20 Detik dan sangat mengganggu penguna.

Selain aplikasi ini, Banyak juga aplikasi lainnya yang serupa, yang bisa menampilkan iklan, Dan yang lebih jahatnya lagi, Adware ini mampu bersembunyi dan sangat sulit terdeteksi oleh aplikasi pembasmi Malware.

" Prilaku sembunyi sembunyi ini sangat krusial, karena ini menunjukan bahwa para penipu semagkin pintar. Mereka akan mencoba memperlambat proses analisis dengan taktik ini," Ucap peneliti dari White Ops, John Laycock.

Di Himbau untuk para pengguna jagan menginstal Aplikasi yang berbahaya


Maka untuk itu, bagi pengguna yang sudah mengetahui akan bahayannya aplikasi Best fortune Explorer, Untuk memberitahu kepada penguna lainnya, agar tidak mengunduh aplikasi tersebut.

" Masalah utamanya setelah pengunduhan adalah, Para pengguna akan mendapatkan iklan terus menerus," ujar pengguna tersebut.

Kemudian menerut Forbes, Google telah diberitahu akan hal ini, Namun, Dari sejumlah aplikasi yang terindikasi mengandung Adware jahat ini masih tersedia di Google Play Store.



Penulis : Faisal Lintang
Editor : Topan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel