Avast Dilaporkan Jual Data " Browsing " Internet Para penggunanya

Avast Dilaporkan Jual Data " Browsing " Internet Para penggunanya
Images Instagram Avast

faisallintang - Salah satu Sofware Anti virus Terkemuka di Dunia Avast saat ini tengah mendapatkan kecaman setelah anak perusahan Avast yang bernama Jumpshot ketahuan telah menjual data kebiasaan Browsing Internet penggunanya.


Sofware ini bisa mengetahui dan melacak aktivitas Browsing penggunanya di internet, Sehingga apa yang di lakukan pengguna semua di kumpulkan dan di ketahui.

Hal ini termasuk apa saja yang diklik oleh para pengguna di Google maupun Google Maps, Profil Di Linkedln siapa yang di buka, Video apa yang di Tonton di Youtube, Hingga situs dewasa apa yang sering di askes pengguna.

Melalui data itulah anak perusahaan Avast ( Jumpshot ) menjualnnya, Melalui situs web Resminya, Pihak Jumpshot mengatakan dapat mengirimkan data tersebut melalui internet.

Sedangkan menurut dari penyelidikan yang di lakukan oleh Motherboard dan juga PCMag, Beberapa pelanggan dari Jumpshot yang membeli data tersebut antara lain adalah, Google, Yelp, Microsoft, Pepsi, Sephora, Home, Depot, Intuit dan lainnya.

Sementara itu, Juru bicara Avast mengatakan bahwa Jumpshot tidak menjual Informasi identifikasi Pribadi, Termasuk nama, Alamat E-Mail atau detail Kontak.

Sedangkan para pengguna selalui di beri Opsi untuk berbagai data atau tidak dengan pihak Jumpshot.

" Pada bulan juli 2019, Kami sudah mulai menerapkan pilihan Opt-in ( Pengumpulan data ) Eksplisit untuk semua unduhan baru AV, Kami, dan kami sekarang juga mendorong pengguna gratis kami yang ada untuk membuat pilihan opt in atau opt-out," Ungkap Jumpshot.

Tapi walaupun begitu, Pihak Avast menangapai hal ini dengan serius, Dan akan bertanggung jawab untuk menyeimbangkan privasi para penggunanya.

Pihak Avarst sendiri di laporkan telah meminta para pengguna untuk ikut serta dalam pengumpulan data melalui pesan Pop-Up di Sofware yang terpasang di perangkat para penggunanya.

Tapi beberapa pengguna mengakui kalau mereka mereka tidak menyangka aktivitas Browsing mereka dijual, Sementara bagian kebijakan privasi Avast mengatakan hal itu dilakukan berdasarkan persetujuan ke duabelah pihak.

Masih menurut Avast, Data pribadi para penggunanya di pakai hanya untuk sebuah set data tampa identitaw, Yang di berikan kepada Jumpshot untuk membuat produk dan layanan Tren Analitik.



Penulis : Sri Mariati
Editor : M.Syahrial

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel