Jane Horvath Ungkap kenapa Apple tidak pernah meretas Iphone, Meskipun Di minta FBI

Jane Horvath Ungkap kenapa Apple tidak pernah meretas Iphone, Meskipun Di minta FBI

faisallintang.com - Memang selama ini Smartphone Besutan Apple dengan Iphone nya terkenal sangat melindungi Privasi para pengguna Iphone di Seluruh dunia, Meskipun pihak FBI pernah beberapa kali meminta kepada pihak Apple untuk membuka Iphone dari pelaku kejahatan di Negeri itu.


Melalui Direktur Privasi Apple Jane Horvath mengungkapkan penyebab Pihaknya tidak akan pernah meretas Iphone demi apapun, Termasuk kepada pihak FBI sekalipun.

Jane Horvath mengatakan kalau teknologi enskripsi mereka akan digunakan untuk melindungi privasi para pelanggan mereka ketika data yang mereka simpan di Iphone rawan terhadap akses yang tidak sah, Atau pun perangkat pengguna tersebut hilang.


" Enkripsi end to end sangat penting bagi layanan yang kami berikan, Data kesehatan dan juga data pembayaran, Ponsel karena relatif kecil akan mudah hilang atau di curi, Kami perlu memastikan kalau kamu salah meletakannya, datamu tidak terekspos, Ucap Jane.

Dengan adanya peryataan dari Jane Horvath ini, Maka ini semangkin mempertegas kalau permintaan dari FBI yang belum lama ini untuk membuka Iphone Salah Satu tersangka Muhammad Saeed Alshamrani.

Alshamrani di ketahui adalah seorang pelaku penembakan di Pangkalan angkatan laut Amerika di Florida pada bulan yang lalu, Yang telah menewaskan tiga orang tersebut.

Menarik Juga untuk Dibaca : Harga Iphone Terbaru Januari 2020, IPhone 11 Pro Max mulai harga 19 Jutaan


Memang kala itu, Pihak FBI masih di beri Izin untuk mencari konten yang ada pada Iphone tersebut, Tapi FBI sama sekali tidak bisa mengakses Iphone tersebut, Sebab Ponsel itu telah dilindungi dengan kata sandi yang di Buat tersangka.


Oleh sebab itu, Pihak FBI langsung mengirimkan surat kepada pihak Apple sebagai si pembuat ponsel tersebut, Untuk meminta bantuan supaya Ponsel tersebut bisa di Buka oleh FBI.

Jane Horvath Ungkap kenapa Apple tidak pernah meretas Iphone, Meskipun Di minta FBI

Setelah menerima surat dari FBI, Pihak Apple pun segera merespon, Walaupun pemilik ponsel tersebut seorang penjahat dan pelaku penembakan, Pihak Apple mengatakan kalau data yang ada di ponsel itu, Tetap merupakan Privasi penggunanya.

" Ya kami sangat menghormati penegak hukum dan akan selalu bekerja sama untuk membantu dalam penyelidikan mereka," Ucap pihak Apple menegaskan.

" Ketika FBI meminta informasi dari kami terkait dengan kasus ini sebulan yang lalu, Kami telah memberikan mereka semua data dalam kepemilikan kami dan kami akan terus mendukung mereka dengan data yang kami miliki,"

Untuk anda ketahui, FBI meminta bantuan kepada Apple bukan kali ini saja, Tapi FBi sudah beberapa kali meminta kepada pihak Apple untuk membantu mereka agar bisa mengakses iphone pelaku tindak kejahatan di Negara tersebut.

Sementara itu, CEO Apple Tim Cook berujar, Ketika kami membuat alat " Cracking" Iphone, Jika perangkat lunak tersebut berada di tangan orang yang salah, Iphone mananpun bisa dibuka, Dan Iphone tidak lagi menjadi perangkat yang sangat aman.



Penulis : M.Syahrial
Editor : Sri Mariati

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel