MediaTek terbukti memanipulasi hasil Uji Benchmark

MediaTek terbukti memanipulasi hasil Uji Benchmark
Chipset Mediatek Dimensity 1000 Via Mediatek

FaisalLintang - Chipset Mediatek yang selama ini menjadi pesaing yang cukup kuat dari Qualcomm dan juga Chipset kepunyaan Samsung yaitu Exynos, Di kabarkan terbukti melakukan manipulasi terhadap Chipset mereka dalam uji Smartphone di Benchmark, Tapi bagaimana mereka melakukan ini, Mari Simak pembahasan berikut ini.


Ya salah satu produsen Chipset asal Taiwan ini tertangkap tengah melakukan manipulasi tersebut, Kecurangan ini di lakukan oleh mediatek memang untuk menarik minat para pengguna Chipset ini untuk terus memakai Chipset Produksi mereka itu.

Dan berdasarkan informasi yang di dapatkan, Terbongkarnya kecurangan ini baru diketahui setelah Oppo melakukan uji Coba Smartphone mereka, Yaitu Oppo Reno 3, Yang mana mereka telah menguji Oppo Reno 3 5G ini melalui Chipset Mediatek yang di gunakan Smartphone tersebut.

Diketahui Oppo Reno 3 mengunakan Chipset Mediatek Helio P95, Sedangkan Oppo Reno 3 5G mengunakan Chipset Mediatek Dimensity 1000L, Sehingga Oppo melakukan tes di Bencmark tersebut, Hal ini berguna untuk melihat sejauh mana performa dari kedua Smartphone tersebut.

Nah dari hasil uji yang di dapatkan dari kedua Chipset tersebut, Pihak Oppo sangat terkejut, Karena Oppo Reno 3 yang sejatinya hanyalah mengunakan Chipset Midranger dari MediaTek, Ternyata mampu mengalahkan Chipset yang mempunyai kelas yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, Kini terbukti MediaTek selama ini telah melakukan kecurangan, Tapi sebenarnya, Mediatek bukan kali ini saya melakukan kecurangan yang sama, Sebelumnya Mediatek juga di Klaim melakukan hal yang sama terhadapat terhadap beberapa perangkat seperti Helio P Series, Helio A Series dan yang terbaru terhadap Helio G Series.

Kemudian, Bagaimanakah Cara Mediatek Melakukan kecurangan tersebut.

MediaTek terbukti memanipulasi hasil Uji Benchmark
Hasil ini di Ambil dari situs Anantech
Disini sebenarnya Admin belum mendapatkan hasil yang pasti mengenai hal ini, Tapi kabarnya dan menurut Rumor yang yang beredar, Pihak Mediatek kabarnya telah melakukan dan menambahkan semacam tweak ke setiap Aplikasi Benchmark.

Kabarnya juga, Tweat tersebut dapat mengenali Chipset Mediatek tertentu ( yang sudah di setting ). Yang mana tujuan dari tweat ini ialah untuk membatalkan aplikasi yang menampilkan Skor yang rendah bagi Chipset Mediatek.

Dan menurut keterangan yang di dapatkan dari situs Anantech, Telah terjadi penurunan 30% dalam tes umum tersebut, Lalu juga terdapat peningkatan hingga 70% dalam beberapa kerja tertentu.

Lalu setelah Mediatek ketahuan dalam hal melakukan kecurangan ini, Pihak Mediatek langsung melakukan konfirmasi ke publik, Hal ini memang wajib mereka lakukan untuk menjaga eksitensi mereka dalam bisnis ini.

Ada Beberapa Point yang mereka Sampaikan, Berikut Point-point tersebut.


1 . Chipset yang mereka gunakan dalam uji coba di Benchmark, Merupakan Chipset yang dalam Performa terbaik, Yang mana Performa dan daya yang di hasilkan oleh Chipset tersbut sangat Efisien.

2 . OEM Smartphone seharunya bisa menonaktifkan hal ini, Andai saja mereka mau melakukannya.

3 . Beberapa perusahan lainnya juga melakukan hal yang sama, Dengan apa yang mereka lakukan.

Tapi, Kalau melihat alasan yang diberikan oleh pihak Mediatek itu, Sebenarnya pada Point pertama tidak bisa di jadikan alasan, Sebab, Bagaimana bisa Chipset kelas Midranger mampu mengalahkan Chipset kelas Premium dan juga dari brand yang sama.

Kemudian pada point yang kedua dan ketiga, Memang sepertinya masih bisa diterima, Karena memang bukan rahasia umum lagi, Banyak Perusahaan lainnya yang juga melakukan kecurangan yang sama, Yaitu Memanipulasi uji Benchmark.

Dengan terbongkarnya hal ini, Sebenarnya sungguh amat di sayangkan hal ini dilakukan oleh Mediatek, Sebab ditengah ambisi mediatek untuk bisa menjadi Penyuplai Chipset terbesar di dunia akan menjadi terkendala.

Sebab, Diketahui selama ini Mediatek menjadi pesaing terkuat dari perusahaan Chipset Nomor satu saat ini yaitu Qualcomm dengan Snapdragonnya, Sehingga akan lebih sulit bagi Mediatek untuk bisa mengalahkan Snapdragon di masa yang akan datang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel